Select Menu

sponsor

Select Menu

Favourite

Jawa Timur

Wisata

Culture

Transportasi Tradisional

Rumah Adat

Bali

Pantai

Seni Budaya

Kuliner

» » Beo Nias Yang Hampir Punah


Uong Jowo 7:28 AM 0

Beo adalah sejenis burung anggota suku Sturnidae atau satu kerabat dengan jalak. Burung ini menjadi hewan peliharaan yang populer karena kemampuannya menirukan bahasa manusia. Kepandaiannya berbicara menirukan manusia, membuatnya dianggap sebagai burung yang cerdas.
Habitat burung beo adalah di hutan-hutan basah, terutama di bukit-bukit dataran rendah sampai daerah ketinggian 1000-2000 m di atas permukaan laut. Beo merupakan satu-satunya burung yang dapat membawa makanan ke mulut dengan menggunakan kakinya. Lidah mereka terdiri dari tulang kecil sehingga membuatnya cukup fleksibel untuk memanipulasi makanan. Beo menyukai buah-buahan yang berdaging tebal dan tidak keras. Ia juga meminum nektar bunga. Untuk memenuhi kebutuhan protein, beo makan serangga seperti belalang, jangkrik, capung dan telur semut.
Burung  ini tampak gagah dan tampan dengan badan yang kekar dan berukuran  lebih besar daripada jenis burung lainnya.  Namun, beo memiliki kecenderungan untuk menjadi gemuk sehingga perlu dibatasi asupan makanan dan jika disimpan dalam kandang, beri kesempatan terbang minimal satu jam sehari sebagai olahraga. Burung beo yang terlalu banyak lemak, banyak stres dan sedikit olah raga akan mudah mati.
Sebagai penghuni hutan yang tinggal pada tajuk pohon yang tinggi, beo mempunyai peran sebagai pemencar biji di hutan. Beo bisa hidup hingga lebih dari 75 tahun, sehingga memeliharanya memerlukan komitmen jangka panjang.
Beo nias merupakan salah satu spesies burung beo yang hanya terdapat di pulau Nias, Sumatera Utara. Beo nias yang mempunyai ukuran paling besar dibanding spesies beo lainnya adalah  jenis burung beo yang paling populer. Kepandaiannya dalam menirukan berbagai macam suara termasuk ucapan manusia membuat si peniru ulung ini dan banyak diminati oleh para pencinta burung. Sayang, beo nias yang semakin hari makin langka, sehingga menjadi salah satu satwa yang dilindungi.
Ciri  fisik beo nias:
1.Ukuran beo nias lebih besar dari pada jenis beo lainnya dengan panjang tubuh sekitar 40 cm.
2.Bagian kepala burung beo nias berbulu pendek. Sepanjang cuping telinga beo nias menyatu di belakang kepala yang bentuknya menggelambir ke arah leher dan berwarna kuning mencolok.
3.Di bagian kepala beo nias terdapat sepasang pial yang berwarna kuning dan terdapat di sisi kepala.
4.Iris mata berwarna coklat gelap.
5.Paruhnya runcing berwarna kuning agak oranye.
6.Hampir seluruh badan beo nias tertutup bulu yang berwarna hitam pekat, kecuali pada bagian sayap yang berbulu putih.
7.Kaki burung beo nias berwarna kuning dengan jari-jari berjumlah empat. Tiga jari di antaranya menghadap ke depan, sedangkan sisanya menghadap ke belakang.
Beo nias hidup secara berpasangan atau berkelompok. Biasa bersarang dengan membuat lubang pada batang pohon yang tinggi dan tegak. Pemakan buah-buahan dan sesekali memakan serangga.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply